Showing posts with label HIV & AIDS. Show all posts
Showing posts with label HIV & AIDS. Show all posts

6 Faktor Penyebab Utama Penyakit HIV Aids

|| || || 1 komentar
Pada artikel sebelumnya telah saya bahas mengenai Apa tahapan Hiv dan  perkembangannya menjadi Aids dan kali ini admin akan menjelaskan tentang penyebab penyebab yang dapat menyebabkan resiko tertular atau terkena penyakit Hiv Aids.
Hiv dan Aids merupakan dua kondisi yang berbeda.HIV sendiri merupan nama virusnya yakni virus yang menurunkan kekebalan tubuh kita .Sementara Aids adalah suatu penyakit yang ditimbulkan akibat menurunnya kekebalan tubuh.Penyakit yang ditimbulkan akibat Hiv sendiri beragam sesuai pada taha tahapannya.

Ada banyak faktor yang mempengaruhi seseorang untuk terkena penyakit yang membahayakan ini.Namun jika kita berusaha menghindari hal hal yang berisiko menimbulkannya maka kita akan tetap sehat tanpa penyakit Hiv Aids.Untuk itu alangkah baiknya kita sama sama ketahui faktor penyebab apa saja yang bisa menimbulkan penyakit Hiv Aids.
FAKTOR UTAMA PENYEBAB HIV
Ilustrasi :www.mainstreamreports.com

Faktor faktor Penyebab Terjadinya Penyakit Hiv Aids

1.Berhubungan badan dengan pengidap hiv lain

Penyebab hiv yang satu ini memang  sangat beresiko ,apalagi bagi orang yang suka berganti ganti pasangan.Saat berhubungan badan maka terjadi perpindahan virus dari organ vital si A dan organ vital si B.Kita tahu sendiri bahwa virus hiv bisa hidup dalam cairan tubuh,termasuk cairan v*gina juga sper*ma.Jadi saat berhubungan seksual maka bisa sangat dimungkinkan terjadi penularan virus Hiv dari slah satu pengidap yang bersangkutan.Alangkah baiknya bagi yang suka berganti ganti pasangan hendaknya memakai alat pengaman seperto k*ndom agar tidak tertular.Itupun tidak menjamin virus tidak akan menular karena dalam satu sel sperma saja misalnya mengandung banyak virus hiv.Apalagi jika k*ndomnya terjadi kebocoran,maka sangat berbahaya. tentunya.Bagi pria hendaknya jika tidak ingin tertular Hiv sebisa mungkin hendari tempat tempat lokalisasi karena tempat tersebut merupakan sarang penyakit HIV.

2.Penggunaan jarum suntik yang bergantian

Penggunaan jarum suntik menjadi penyebab utama dari penularan Hiv.Hal ini terjadi lantaran kebanyakan yang memakai jarum suntik adalah kalangan muda yang berkomunitas dan mengkonsumsi zat berbahaya seperti narkoba.Pemakaian jarum suntik yang bergantian di pastikan akan menularkan Hiv pada orang lain yang tidak terkena, karena darah yang tersisa pada jarum dan mengandung virus Hiv akan masuk ketubuh orang lainnya.
 Penggunaan narkoba di Indonesia tergolong sangat tinggi sehingga resiko penularan dan penyebaran hiv juga sangat tinggi.Di Indonesia pada tahun 2015 telah mencatat ada sekitar 5,1 juta orang yang mengkonsumsi narkobadan tentunya ini sangat mengkhawatirkan untuk generasi selanjutnya.Kita berharap tentunya Indonesia bebas dari narkoba sehingga resiko untuk penularan penyakit Hiv akan semakin kecil.

3.Transfusi  Darah

 Transfusi darah yang dilakukan juga bisa menularkan hiv bisa karena darah yang di transfusikan mengandung virus Hiv atau jarum yang di gunakan untuk transfusi darah memang bekas orang lain yang terinfeksi Hiv.Jika kita ingin transfusi darah atau donor darah hendaknya kita harus bisa memastika apakah jarum yang di gunakan steril atau tidak.

4.Melalui ASI pada ibu menyusui

Seorang ibu yang mengidap Hiv dan sedang dalam kondisi menyusui bayinya,maka akan terjadi penularan virus hiv ke bayi yang di susuinya,Hal ini disebabkan karena virus hiv juga hidup dalam air susu ibu.Jadi jika seorang pengidap hiv ingin mempunyai seorang bayi hendaknya konsultasikan dulu tentang program kehamilannya apakah berbahaya nantinya pada si anak atau tidak.Setau saya di kedokteran ada konsultasi dan program bagaimana cara agar bisa melahirkan bayi yang sehat tanpa hiv,meskipun sang ibu pengidap hiv positiv.

5.homoseksual

selain pasangan normal ,pasangan homoseksual juga bisa menularkan virus hiv daris sesamanya.Aktifitas se*sual yang berlebih pada homo sksual mengakibatkan virus mudah menular.

6.Kurangnya informasi mengenai Hiv Aids

Faktor yang satu ini seharusnya bisa dilakukan oleh pihak pihak atau lembaga terkait untuk menginformasikan semua hal yang berhubungan dengan penyakit hiv aids.Jangan sampai generasi selanjutnya malah lebih parah dalam penularan Hiv ,tentu kita tidak mau bukan hal ini terjadi.Jadi ayo sama sama kita cegah hiv aids dengan cara setia pada pasangan kita,no drugs,dan yang pasti senantiasa mendekatkan diri pada sang Pencipta.


Itulah tadi hal pkok yang menjadi penyebab utama resiko penularan Hiv dan Aids .Ayo jaga diri kirta dan keluarga kita dari HIVagar hidup lebih bahagia.Salam sehat




Apa Saja Tahapan HIV dan Perkembangannya Menjadi AIDS

|| || || Leave a komentar
AYO HIDUP SEHAT ?Penyakit HIV (Human Immunodeficiency Virus ) merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus hiv yang mana virus ini menyebabkan kekebalan tubuh manusia yang terinfeksi menurun drastis dari waktu ke waktu jika tidak ditangani.Penangannya pun tergolong sangat sulit karena orang yang terkena infeksi diharuskan untuk minum  obat anti retrovirus seumur hidup  yang mempunyai efek samping yang besar.

Virus hiv hidup dalam cairan tubuh manusia seperti dalam darah,dalam sperma laki laki,daam cairan vagina dan juga berada dalam air susu ibu yang sedang menyusui bayinya.Virus hidup dan berkembang biak dengan sangat cepat jika sudah berada dalam tubuh dan akan segera memakan sel limfosit yang berguna untuk kekebalan tubuh manusia.

Agar kita semua lebih mengetahui apa sih penyakit HIV itu,ada baiknya mari kita ketahui lebih dalam apa saja tahapan dari penyakit Hiv  dan perkembangannya menjadi penyakit AIDS yang sangat mematikan.

TAHAPAN HIV DAN PERKEMBANGANYA MENJADI AIDS
sumber ilustrasi : jejakisal.wordpress.com

  Tahapan HIV dan Perkembangannya Menjadi AIDS

Gejala hiv sendiri berbeda satu sama lain tergantung dalam taha p apa orang yang terkena infeksi tersebut.Tahapannya dibagi menjadi empat tahap dimulai dari awal terkena virus sampai berkembang menjadi penyakit AIDS

1.tahap awal atau tahap pertama

Pada tahap ini merupakan tahap di mana virus mulai masuk pada bagian tubuh dan mulai berkembang biak.Gejala yang dirasakan pada fase ini sulit dibedakan dengan orang yang terkena penyakit infeksi biasa.Keluhan seperti pembengkakan kelenjar getah bening,sakit kepala,badan terasa sakit sakit dan batuk batuk layaknya gejala penyakit infeksi lainnya,Jadi dalam tahap awal virus masuk kita belum bisa mengetahui secara pasti apakah itu infeksi HIV atau infeksi penyakit lainnya.

Pada tahap ini pemeriksaan antibody cenderung dilakukan untuk mengetahui secara pasti apakah mengidap HIV atau tidak.Namun harus digaris bawahi jika pemeriksaan laboratorium menunjukan hasil hiv negativ belum berarti anda tidak terkena hiv.Kemungkinan lain virus yang masuk baru tahap pertama dan dalam vase jendela artinya tubuh belum membentuk antibody sepenuhnya untuk melawan hiv,sementara pemeriksaan darah ke laboratorium merupakan pemeriksaan untuk mengetahui apakah dalam darah terdapat antibody hiv atau tidak.Jika anti body terhadap hiv belum terbentuk maka bisa dipastikan hasil pemeriksaan laboratorium menunjukan negativ.
 tahap ini berlangsung sampai beberapa minggu bahkan ada yang sampai beberapa bulan hiv belum terdeteksi padahal orang tersebut terkena hiv.

2 Tahap Pertengahan atau Tahap Kedua

Tahap ini merupakan tahap kedua dimana penderita HIV masih nampak sehat tanpa ada gejala sakit.Beda dengan masa awal yang mempunyai gejala infeksi, tahap pertengahan ini orang yang terkena penyakit hiv AIDS nampak sehat dan bugar sampai puluhan tahun (tepatnya 5-15 tahun) tergantung kondisi fisik sipenderita .Pemeriksaan sampel darah di laboratorium pun sudah dapat mendeteksi keberadaan adanya antibody hiv yang menandakan  positiv mengidap HIV.Jika penderita tidak mengetahui bahwa dirinya mengidap hiv sampai bepuluh tahun maka dipastikan orang tersebut akan mengalami tahap akhir atau fase lanjut yakni penyakit AIDS yang sangat mengancam jiwa.Untuk itu bagi yang sudah beresiko terkena penyakit ini maka daripada menunggu kedatangan AIDS tanpa kita sadari lebih baik untuk diperiksakan ke laboratorium rumahsakit yang ada penanganan masalah HIV AIDS.

3 Tahap Akhir atau yang ketiga

Tahap ini adalah fase dimana penderita hiv telah melalui fase pertengahan tanpa gejala yang mana dulunya masih sehat bugar namun pada fase akhir ini sel cd4 sudah dibawah 200 dan  menandakan kekebelan tubuh sudah sangat rendah.Berbagai penyakit infeksi oportunistik lainnya pun ikut muncul pada tubuh.Mulai dari diare yang berkepanjangan,membengkaknya kelenjar getah bening pada beberapa bagian tubuh,penyakit flu yang tak bisa sembuh yang pada orang dengan kekebalan tubuh baik flu dapat sembuh sendirinya.
 Fase ini akan memakan waktu kurang  lebih sebulan. Penderita akan terus  mengalami penurunan berat badan lebih dari10 persen, terjadi diare kronis lebih dari sebulan, demam 37,5 celcius lebih dari sebulan, kandidiasis mulut berulang, oral hairy leukoplakia, infeksi paru paru, infeksi bakteri yang berat,terjadi  peradangan pada daerah mulut, ginggivitis akut, dan anemia, neutropenia, trombositopenia kronis.

4.Fase tahap AIDS 

Fase paling ujung dari penyakit HIV adalah fase AIDS yang sangat membahayakan tubuh dimana kekebalan tubuh sudah sangat rendah bahkan ada beberapa kasus yang sel CD4nya hampir mendekati angka nol.Penyakit dalam tubuh,penyakit penyakit kronis yang berat sudah menginfeksi t,tumor,kanker,pneuomia.cacar dll.Pada fase ini kebanyakan pengidap AIDS akan meninggal jika tidak dilakukan pengobatan ARV yang tepat.

Itulah tadi tahapan atau fase dimana hiv telah berkembang menjadi AIDS.dengan mengetahui hal ini tentunya kita harus berhati hati untuk melakukan aktifitas yang mempunyai resiko tertular HIV .
baca juga : Berbagai faktor penyebab tertularnya  penyakit HIV.

Jika Ingin membaca seputar Situs Wisata terbaik Kunjungi juga website www.jurnalwisata.id